www.narasiutama.id – PSM Makassar berhasil bangkit dari keterpurukan dengan mengalahkan Persija Jakarta 2-0 dalam laga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie. Kemenangan ini sangat berarti karena membantu PSM keluar dari zona degradasi dan naik ke posisi ke-13 klasemen dengan total enam poin dari lima pertandingan.
Sejak awal laga, kedua tim menunjukkan permainan agresif. Persija Jakarta hampir mencetak gol lebih dulu melalui sepakan Allano di menit keenam, namun gol tersebut tidak sah karena dinyatakan offside oleh wasit.
Meski demikian, kedua tim terus berusaha mencari peluang. Baru setelah itu, kebuntuan pecah di babak kedua, yang menunjukkan kualitas permainan kedua tim.
Pembukaan Babak Kedua yang Dramatis dan Mengubah Jalannya Pertandingan
Di babak kedua, PSM menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Pada menit ke-56, Savio Roberto berhasil melaksanakan tendangan bebas yang kuat, menghasilkan gol pertama bagi PSM dan menggetarkan gawang Carlos Eduardo.
Gol tersebut menjadi titik balik bagi permainan PSM yang mulai mendominasi. Dalam kondisi tertinggal, Persija mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Gustavo Almeida dan Witan Sulaeman.
Meski melakukan perubahan, Persija tidak berhasil menyamakan kedudukan dan justru PSM yang menambah keunggulan. Tim asuhan pelatih PSM menunjukkan ketahanan dan keberanian dalam menghadapi tekanan dari Tim Macan Kemayoran.
Perubahan Strategi Persija dan Respon PSM yang Efektif
Strategi baru Persija tampak belum cukup untuk menembus solidnya lini pertahanan PSM. Meskipun terus menekan, peluang yang dihasilkan oleh Persija tidak mampu dimanfaatkan dengan baik.
Sebaliknya, PSM justru semakin memperlebar skor. Pada menit ke-79, Abu Kamara sukses menanduk bola hasil umpan Rizky Eka Pratama, menambah keunggulan menjadi 2-0.
Keberhasilan menambah gol menunjukkan betapa kuatnya tim PSM dalam mempertahankan performa. Strategi yang diterapkan oleh pelatih terbukti efektif, dan semua pemain melaksanakan tugasnya dengan baik di lapangan.
Menjelang Akhir Pertandingan dan Usaha Persija yang Tak Berbuah Hasil
Meski waktu semakin menipis, Persija tak henti-hentinya berusaha mencari gol penyemangat. Upaya demi upaya dilakukan untuk membongkar pertahanan PSM, tapi semuanya sia-sia.
Hingga laga berakhir, hasil tetap tidak berubah dan PSM meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan. Dengan hasil ini, Persija tetap berada di peringkat kedua klasemen dengan total 11 poin, meski harapan mereka untuk mengamankan posisi semakin terancam.
Kemenangan PSM juga jadi sinyal positif bagi para pendukung yang berharap timnya mampu kembali ke jalur kemenangan. Keberhasilan ini bisa menjadi momentum untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya dengan lebih percaya diri.


