www.narasiutama.id – Pemerintah Kota Makassar terus berupaya meningkatkan kualitas produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar dapat bersaing di pasar global. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meluncurkan program yang bertujuan memperkenalkan produk lokal ke tingkat nasional dan internasional melalui berbagai acara.
Pengembangan produk UMKM menjadi fokus utama dalam kebijakan ekonomi daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Melalui berbagai inisiatif, pemerintah berharap para pelaku usaha lokal dapat mengeksplorasi potensi yang ada dan meningkatnya daya saing produk mereka.
Dengan adanya Localistic Trade Fest 2025 yang diselenggarakan di Rooftop Nipah Park, pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Acara ini menjadi sarana efektif bagi kolaborasi antara pemerintah dan pelaku bisnis untuk mempromosikan produk lokal.
Mendorong Kreativitas dan Inovasi Pelaku UMKM di Makassar
Kegiatan Localistic Trade Fest 2025 mempertemukan 25 tenant yang menampilkan beragam produk unggulan khas Makassar. Event ini mencakup kuliner, kerajinan tangan, serta produk-produk kreatif lainnya yang jelas mencerminkan keanekaragaman budaya daerah.
Wali Kota menyatakan pentingnya memberikan dukungan penuh kepada pelaku UMKM agar produk mereka layak bersaing di pasar global. “Kegiatan ini adalah simbol komitmen kita untuk mempromosikan produk lokal yang punya kualitas,” ujarnya.
Dengan adanya pameran ini, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan melakukan inovasi pada produk mereka. Pendekatan ini penting agar produk lokal dapat menarik perhatian baik di dalam maupun luar negeri.
Kebijakan Dukung Pembangunan Ekonomi Berbasis Lokal
Dalam suatu kebijakan, pemerintah Kota Makassar juga menekankan pentingnya memfokuskan anggaran daerah untuk produk lokal. Menurut Wali Kota, alokasi APBD yang 50 persen ditujukan untuk produk lokal akan memberi dampak signifikan bagi perkembangan UMKM.
“Setidaknya setengah dari porsi tersebut akan diperuntukkan untuk pelaku UMKM,” ungkapnya. Dengan langkah ini, diharapkan dapat meningkatkan omset penjualan pelaku usaha lokal, sehingga mereka bisa mandiri secara ekonomi.
Keberlanjutan ekonomi daerah sangat bergantung pada dukungan terhadap usaha kecil. Agar usaha ini dapat berkembang lebih baik, diperlukan adanya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam menyusun strategi yang solid.
Pentingnya Duta Lokal untuk Memperkenalkan Produk Makassar
Wali Kota juga menyoroti pentingnya membentuk ‘duta lokal’ sebagai wajah promosi produk Makassar. Menurutnya, sosok tersebut harus mampu membawa brand Makassar ke berbagai daerah dan luar negeri dengan bangga.
“Kita perlu sosok yang bisa mempresentasikan kekayaan produk lokal kita,” imbuhnya. Dengan kehadiran duta lokal, diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk Makassar.
Kehadiran duta lokal juga menjadi cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan adanya potensi produk dalam negeri yang berkualitas. Di samping itu, akan membantu menciptakan nilai tambah bagi produk yang ditawarkan.
Meningkatkan Daya Saing Melalui Inovasi dan Kreativitas
Munafri mengajak pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing produk. Ia percaya bahwa kolaborasi seperti yang terlihat di Localistic Trade Fest akan menjadi titik awal bagi gerakan besar ekonomi kreatif di Makassar.
“Kami ingin melihat produk-produk lokal bangkit dan dikenal di tingkat nasional hingga internasional,” katanya. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat menambah jejak ekonomi kreatif yang kuat di daerah ini.
Inovasi yang berkelanjutan adalah kunci untuk menarik perhatian para konsumen. Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan dalam pengembangan produk agar mampu bersaing di dunia global.
Dengan upaya yang dilakukan, diharapkan produk lokal dari Makassar dapat menembus pasar yang lebih luas. Komitmen dan kerja keras dari masing-masing pelaku usaha akan menjadi fondasi dalam mencapai tujuan tersebut.


