www.narasiutama.id – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) menunjukkan kinerja yang mengesankan pada periode Januari hingga Oktober 2025. Peningkatan signifikan dalam semua segmen bisnisnya mencerminkan pencapaian luar biasa, dengan laba usaha melebihi target RKAP perusahaan mencapai 154,15 persen pada bulan Oktober.
Dari perspektif keuangan, SPJM juga memperlihatkan ketahanan yang sangat baik. Sampai dengan akhir Oktober 2025, pendapatan usaha mencatat angka mencapai Rp6,769 triliun, sedangkan beban usaha tercatat sebesar Rp6,135 triliun, dengan laba usaha yang berhasil dibukukan sebesar Rp633,95 miliar.
Kinerja operasional di sektor jasa maritim sangat signifikan, dengan pelayanan pemanduan yang berhasil mencatatkan sebanyak 2.895.943.377 Gerakan. Adapun untuk layanan penundaan, total GD-Jam mencapai 4.393.813.147, mencerminkan efektivitas layanan yang diberikan oleh SPJM.
Peningkatan Kinerja Operasional yang Menarik Perhatian
Pencapaian yang menggembirakan ini sejalan dengan meningkatnya target trafik kapal di seluruh wilayah kerja SPJM. Pencapaian kegiatan docking juga menunjukkan hasil yang luar biasa, dengan total sebanyak 39 unit, melebihi target RKAP dengan pencapaian sebesar 139 persen.
Pelayanan pengerukan dan pengelolaan alur juga mencatatkan kinerja yang positif, dengan volume pengerukan mencapai 1.658.850 M3. Kenaikan ini mencerminkan lonjakan sebesar 176,03 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara pengelolaan alur mencapai 23.325.302 ton, menunjukkan kenaikan sebesar 3,89 persen YoY.
Kinerja dari Stream Equipment atau peralatan juga tidak kalah menggembirakan. Tercatat bahwa ketersediaan alat mencapai 90,29 persen, dengan waktu perbaikan rata-rata (MTTR) hanya 3,62 jam, meningkat 23,28 persen secara tahun ke tahun, menunjukkan efisiensi yang lebih baik dalam proses perbaikan.
Pengelolaan Utilitas Pelabuhan yang Meningkat Secara Signifikan
Stream port utility atau utilitas pelabuhan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Distribusi bahan bakar minyak (BBM) mencapai 55.969 KL, mengalami kenaikan 13,16 persen secara tahun ke tahun. Selain itu, penyediaan air bersih mencapai 2.369.951 Ton/M3, dengan kenaikan sebesar 11,24 persen.
Pengelolaan limbah juga menunjukkan progres yang baik, dengan total limbah yang dikelola mencapai 151.260 kilogram. Penyediaan listrik meningkat 3,03 persen, dengan total 176.462.671 KwH, sejalan dengan peningkatan konsumsi listrik di berbagai lokasi layanan.
Keberhasilan dalam distribusi gas juga mencolok, dengan kenaikan 17,11 persen secara tahun ke tahun, mencapai 13.196.384 MMBTU. Kenaikan ini dikarenakan oleh peningkatan kebutuhan gas pada lokasi-lokasi pelayanan, yang menunjukkan adaptasi yang baik terhadap permintaan pasar.
Peran Strategis dalam Sektor Kepelabuhanan
Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, menekankan pentingnya momentum pemulihan sektor kepelabuhanan. Kenaikan trafik kapal dan layanan pemanduan mencerminkan upaya yang sukses dalam meningkatkan aktivitas maritim di Indonesia.
Kenaikan yang signifikan ini memberikan sinyal positif bahwa sektor pelayaran mulai pulih. “Lonjakan ini menandakan bahwa aktivitas pelayaran kembali menggeliat,” ujarnya, menyoroti pentingnya kontribusi dari unit bisnis anak perusahaan.
Direktur SDM dan Umum SPJM, Rachmat Prayogi, menambahkan bahwa kinerja positif ini tidak terlepas dari fokus perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan memperluas layanan di pelabuhan strategis. Hal ini berperan penting dalam mengembalikan mobilitas logistik laut di tengah kondisi yang semakin membaik.
Peluang dan Tantangan di Masa Depan
Melihat ke depan, SPJM optimis dapat mempertahankan tren positif ini hingga akhir 2025. Pertumbuhan yang berkelanjutan ini menunjukkan potensi perusahaan dalam menghadapi tantangan yang ada di sektor logistik.
Modernisasi peralatan dan pengembangan layanan akan menjadi fondasi penting untuk memperkukuh posisi SPJM sebagai penyedia jasa maritim terkemuka di Indonesia. Inisiatif-inisiatif ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada industri maritim secara keseluruhan.
Dalam konteks ini, SPJM harus terus beradaptasi dengan dinamika pasar yang berubah. Dengan mempertahankan fokus pada efisiensi operasional dan peningkatan layanan, perusahaan ini bertekad untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam tahun-tahun mendatang.


