www.narasiutama.id – Dalam rangka meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, SMP Bosowa School Makassar menggelar kompetisi tahfidz yang diadakan pada tahun 2025. Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk menilai kemampuan menghafal, tetapi juga untuk membangun karakter dan semangat berkompetisi di kalangan peserta didik.
Kompetisi ini berlangsung di Aula Lantai 5 dan diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai Sekolah Dasar. Siswa yang berpartisipasi menunjukkan komitmen mereka dalam mempelajari ajaran Al-Qur’an, dan menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri serta hadirin.
Tahap pelaksanaan lomba dibagi menjadi tiga sesi, termasuk pembacaan surah wajib dan sambung ayat. Dalam setiap tahap, peserta diharapkan dapat menunjukkan penguasaan dan kemantapan hafalan, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri saat berada di panggung.
Persiapan yang Matang untuk Lomba Tahfidz
Persiapan yang baik menjadi kunci sukses dalam mengikuti lomba tahfidz. Peserta diajak untuk memperbanyak murojaah agar lebih siap dan percaya diri. Murojaah bukan hanya membantu hafalan, tetapi juga dapat mengurangi rasa gugup saat tampil di depan umum.
Melibatkan guru dan orang tua dalam proses persiapan dapat memberikan motivasi tambahan. Dengan bimbingan yang tepat, siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang, sehingga dapat tampil maksimal saat lomba berlangsung.
Pandi, salah satu juri pada lomba tahfidz ini, menyampaikan bahwa perlombaan berjalan lancar dan tertib. Peserta mampu menunjukkan performa terbaik dan saling mendukung satu sama lain. Momen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk saling belajar dan berbagi pengalaman.
Refleksi dan Pembelajaran dari Kompetisi Ini
Setiap kompetisi memberikan pelajaran berharga bagi peserta. Dalam lomba tahfidz ini, banyak siswa belajar bagaimana mengatasi rasa gugup dan berani tampil di depan umum. Pengalaman berharga ini akan sangat berguna bagi perkembangan diri mereka di masa depan.
Pandi juga mengingatkan bahwa kesalahan saat berkompetisi adalah hal yang wajar. Dengan pengalaman ini, diharapkan peserta dapat lebih terbuka terhadap kritik dan saran, serta berusaha untuk memperbaiki diri di kompetisi mendatang.
Kedepannya, peserta diharapkan dapat termotivasi untuk mengikuti berbagai lomba tahfidz lainnya. Ini adalah kesempatan untuk terus meningkatkan kemampuan dan mencintai Al-Qur’an lebih dalam lagi, serta menanamkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan untuk Masa Depan Peserta Lomba Tahfidz
Dengan berakhirnya kompetisi ini, harapan besar tertuju pada peserta agar mereka dapat terus melanjutkan kegiatan positif seperti ini. Melalui perlombaan, mereka tidak hanya mengasah kemampuan menghafal, tetapi juga mengembangkan rasa percaya diri dan semangat bersaing.
Selain itu, diharapkan agar lembaga pendidikan lainnya dapat terinspirasi untuk menggelar kegiatan serupa. Ini dapat mengajak lebih banyak siswa untuk mendalami ajaran Al-Qur’an serta menumbuhkan rasa cinta dan ikatan spiritual terhadap kitab suci.
Mengikuti lomba-lomba semacam ini juga bisa menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Para peserta diharapkan tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga mengedepankan proses pembelajaran dan kebersamaan dalam menggapai cita-cita.
Setelah lomba tahfidz, para siswa dapat terus belajar dan memperdalam hafalan mereka. Melalui komunitas belajar yang positif, diharapkan setiap peserta akan semakin terdorong untuk menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Secara keseluruhan, kegiatan lomba tahfidz ini memberikan dampak positif bagi peserta. Momen ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga perjalanan untuk menemukan jati diri dan mencintai Al-Qur’an dengan sepenuh hati.


