• Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Narasi Utama
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Narasi Utama
No Result
View All Result

20 Rontgen untuk Makassar, 60 Ribu Warga Diperiksa TBC Menurut Wamenkes

20 Rontgen untuk Makassar, 60 Ribu Warga Diperiksa TBC Menurut Wamenkes

BacaJuga

Kimchi Ampuh Cegah Diabetes dan Sembelit Selain Enak

Kimchi Ampuh Cegah Diabetes dan Sembelit Selain Enak

Manfaat dan Risiko Teh Kombucha Minuman Fermentasi yang Semakin Dikenal

Manfaat dan Risiko Teh Kombucha Minuman Fermentasi yang Semakin Dikenal

www.narasiutama.id – Pemerintah RI semakin serius dalam penanganan tuberkulosis (TBC) di berbagai daerah, terutama di Kota Makassar. Pada tahun 2026, pemerintah berencana menempatkan 20 unit rontgen portabel demi mencapai target pemeriksaan TBC bagi 60.000 warga setempat. Dengan memiliki kapasitas untuk memeriksa ribuan pasien setiap alat, langkah ini menandakan komitmen dalam mengatasi masalah kesehatan yang mendesak ini.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Octavianus, menjelaskan bahwa setiap alat rontgen portabel dapat melayani sekitar 3.000 pasien. Maka dari itu, pemerintah optimis target tersebut dapat tercapai, sebagai bagian dari upaya menekan angka kasus TBC di tingkat nasional dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2025 Makassar tercatat lebih dari 9.000 kasus TBC yang telah diobati. Hal ini menunjukkan tingginya prevalensi penyebaran penyakit tersebut. Pemerintah berencana melakukan penelusuran kontak erat terhadap keluarga para penderita guna mencegah penyebaran lebih lanjut dan memastikan seluruh anggota keluarga mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh.

Pemeriksaan Komprehensif untuk Anggota Keluarga Penderita TBC

Dalam penelusuran tersebut, seluruh anggota keluarga penderita TBC akan diberikan pemeriksaan secara gratis. Tidak hanya fokus pada TBC, tetapi juga untuk penyakit lain seperti diabetes dan hipertensi. Dengan melakukan pemeriksaan yang menyeluruh, diharapkan akan ada deteksi dini terhadap penyakit penyerta lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Kami tidak hanya ingin menanggulangi TBC, tetapi juga mencegah penyakit yang sering kali muncul bersamaan,” ucap Benyamin. Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian penting dari program kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu inovasi yang akan diterapkan adalah penggunaan rontgen portabel yang memiliki bobot ringan. Alat ini memungkinkan petugas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan tidak hanya di puskesmas, tetapi juga langsung di rumah warga. Hal ini tentu akan sangat mempermudah proses diagnosis, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan.

Inovasi Hantu Mesra dalam Penanggulangan TBC di Makassar

Untuk mendukung upaya pemeriksaan massal ini, Kota Makassar mengimplementasikan inovasi bertajuk Hantu Mesra, yaitu “Hunting Tuberkulosis dengan Metode Mengetuk Sayang Rumah Warga”. Program ini mendorong petugas kesehatan untuk secara aktif mendatangi rumah-rumah warga. Pendekatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi kasus yang ada di masyarakat.

Selama kunjungan kerja di Makassar, Benyamin melakukan peninjauan langsung terhadap penerapan program ini di kelurahan Ballaparang. Upaya proaktif ini diharapkan bisa meningkatkan angka penemuan pasien TBC dan memudahkan proses pengobatan bagi mereka yang terdeteksi positif.

Keberadaan program ini menunjukkan bahwa pemda setempat berkomitmen dalam menanggulangi masalah kesehatan, khususnya TBC. Dengan dukungan alat dan metode yang lebih baik, petugas di lapangan memiliki kesempatan lebih besar untuk memberikan perawatan yang diperlukan bagi masyarakat.

Pentingnya Pendekatan Proaktif dalam Penanganan Kasus TBC

Benyamin menggarisbawahi pentingnya pendekatan aktif dalam penanganan TBC. Oleh karena itu, petugas kesehatan diharapkan untuk terus melakukan pencarian kasus aktif, terutama di daerah dengan angka infeksi tinggi. Dengan menemukan kasus lebih awal, proses pengobatan dapat dimulai segera, meningkatkan peluang kesembuhan bagi pasien.

“Prinsip TOSS TB—Temukan, Obati, Sampai Sembuh—harus diterapkan dalam seluruh proses pemeriksaan dan pengobatan,” lanjutnya. Pendekatan seperti ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga berfungsi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Sulawesi Selatan, termasuk Makassar, merupakan salah satu wilayah prioritas nasional dalam penanggulangan TBC. Dengan angka kasus yang cukup tinggi, keterlibatan pemerintah pusat sangat penting dalam mendukung inisiatif lokal untuk menurunkan angka prevalensi TBC di daerah ini.

Previous Post

Makassar Targetkan Nol TBC dalam Tiga Tahun dengan Dukungan Pemerintah Pusat

Next Post

IHSG Meningkat ke 9.007, Rekomendasi Saham Pilihan dari Broker

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
Narasi Utama

© 2025 Narasiutama.id. Seluruh konten dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta.

Informasi Kami

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2025 Narasiutama.id. Seluruh konten dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In