www.narasiutama.id – Plt Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, bersama jajaran direksi serta staf, melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Makassar, A. Zulkifly Nanda. Pertemuan ini diselenggarakan di ruang rapat Sekda pada hari Selasa, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kebijakan pengelolaan parkir yang lebih efektif.
Audiensi ini fokus pada digitalisasi sistem pembayaran parkir dan pentingnya sinergi antar organisasi perangkat daerah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan parkir dapat ditingkatkan baik dari segi transparansi maupun efisiensi pelayanan.
Adi Rasyid Ali menekankan, dalam pertemuan ini, pentingnya mengadopsi sistem pembayaran parkir berbasis digital. Hal ini akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dan memastikan bahwa sistem parkir berjalan dengan efektif.
Langkah Strategis Menuju Digitalisasi Pengelolaan Parkir
Pada audiensi, Adi Rasyid menyampaikan bahwa implementasi sistem digital membutuhkan dukungan regulasi yang kuat. Tanpa adanya landasan hukum yang jelas, akan sulit untuk mencapai tujuan yang diharapkan dalam pengelolaan parkir digital.
Dia juga menegaskan bahwa pengelolaan parkir tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga memerlukan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) agar dapat lebih produktif. Strategi ini akan menciptakan ruang yang lebih baik untuk pemanfaatan fasilitas parkir yang ada.
Koordinasi dengan Bagian Aset di Pemkot menjadi salah satu fokus utama. Ini meliputi penataan lahan parkir, terutama di kawasan-kawasan strategis seperti Ramayana. Dengan penataan yang baik, diharapkan kualitas layanan dapat meningkat.
Pentingnya Peran Lurah dan Camat dalam Pengelolaan Parkir
Adi Rasyid juga menyoroti bahwa keterlibatan lurah dan camat sangat penting untuk menjaga ketertiban parkir di lapangan. Dengan adanya pengawasan dari tingkat kelurahan, diharapkan pelanggaran parkir dapat diminimalisasi.
Kerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) juga menjadi aspek penting dalam hal perizinan untuk titik-titik parkir. Dengan prosedur yang jelas, banyak titik parkir bisa lebih teratur dan terencana.
Perumda Parkir juga berencana melaksanakan roadshow ke masing-masing kecamatan. Tujuannya adalah untuk memperluas sosialisasi mengenai sistem parkir baru dan memperkuat koordinasi dengan perangkat wilayah setempat.
Manfaat Transformasi Parkir bagi Masyarakat dan Kota
Sementara itu, Sekda Kota Makassar, A. Zulkifly Nanda, memberikan tanggapan positif atas langkah-langkah strategis yang diambil. Menurutnya, transformasi parkir modern melibatkan lebih dari sekadar layanan; ini adalah tentang keteraturan dan transparansi dalam pengelolaan parkir.
Ia menegaskan bahwa manfaat yang dihasilkan dari sistem parkir yang teratur akan sangat besar bagi masyarakat, dan keberadaan fasilitas ini akan berkontribusi pada pengembangan kota. Penyediaan layanan yang efisien akan meningkatkan kepuasan masyarakat.
Diharapkan, surat keputusan dan dukungan dari berbagai pihak dapat memperlancar proses transformasi ini. Sebuah tim yang solid akan memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai rencana dan membawa dampak positif.
Komitmen Bersama untuk Pengelolaan Parkir yang Lebih Baik
Audiensi ini diharapkan dapat menjadi pijakan yang kuat bagi Perumda Parkir Makassar dalam meningkatkan perannya sebagai garda terdepan dalam pengelolaan parkir modern berbasis digital. Semua pihak perlu bekerja sama dengan baik untuk mencapai visi ini.
Membangun komunikasi yang efektif dan menjaga keterlibatan semua stakeholders akan mempercepat pencapaian tujuan. Semua elemen dalam pengelolaan parkir harus saling mendukung untuk meningkatkan pengelolaan yang ada saat ini.
Dengan melaksanakan semua rencana dan strategi yang telah diusulkan, diharapkan ke depan Kota Makassar akan memiliki sistem parkir yang lebih teratur dan efektif, memberikan dampak positif bagi masyarakat. Keberhasilan dalam pengelolaan ini juga akan menjadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia.


