www.narasiutama.id – Pembenahan kota Makassar yang dilakukan Wali Kota Munafri Arifuddin, akrab disapa Appi, mendapat sorotan dari pengamat kebijakan publik, Ras MD. Menurutnya, tindakan tegas dalam menangani masalah klasik seperti parkir liar dan pasar ilegal sangat penting demi kemajuan kota serta kenyamanan warganya.
Ras MD menjelaskan bahwa penataan kota untuk menciptakan ketertiban dan melindungi ruang publik bukan hanya sekadar kebijakan. Ini adalah tanggung jawab pemerintah yang diamanahkan oleh undang-undang, demi masa depan yang lebih baik bagi Makassar.
Di tengah berbagai tekanan dan kepentingan jangka pendek, keputusan yang berani dan tegas sangat dibutuhkan. Keberhasilan dalam mendisiplinkan aspek-aspek kota ini akan menjadi fondasi bagi Makassar untuk tumbuh menjadi kota yang bersih, teratur, dan ramah bagi semua orang.
Peran Penegakan Hukum dalam Menata Kota Makassar
Pentingnya penegakan hukum dalam penataan kota sangat diakui oleh Ras MD. Ia mencatat bahwa penertiban terhadap parkir liar dan pasar ilegal merupakan langkah yang tidak dapat dihindari jika Makassar ingin berkembang dengan baik.
Dengan konsistensi dalam penegakan hukum, ketertiban di ruang publik dapat terjaga. Ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk menjaga hak-hak pejalan kaki dan pengguna ruang publik lainnya.
Ras MD menekankan bahwa setiap langkah penertiban harus dilakukan dengan pendekatan humanis. Ini penting agar masyarakat tidak merasa terpinggirkan dan tetap merasa menjadi bagian dari proses pembangunan kota.
Resistensi terhadap Kebijakan Penertiban
Sebagian masyarakat mungkin akan merasakan dampak negatif dari kebijakan penertiban ini. Namun, Ras MD meyakini bahwa mayoritas warga Makassar mendukung langkah-langkah ini, terutama bagi mereka yang merasakan langsung dampak buruk dari penataan kota yang buruk.
Setiap kebijakan penertiban perlu diimbangi dengan solusi konkret. Ketika pemerintah menawarkan alternatif atau solusi, resistensi dari kelompok yang merasa dirugikan dapat diminimalisir.
Penting untuk memahami bahwa penertiban bukanlah sebuah akhir, melainkan langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. Dalam hal ini, komunikasi yang efektif antara pemerintah dan publik menjadi sangat penting.
Kebutuhan akan Koordinasi Antara OPD
Keberhasilan kebijakan penertiban sangat bergantung pada dukungan dari semua organisasi perangkat daerah (OPD). Ras MD mengingatkan bahwa tanpa dukungan kuat dari OPD terkait, implementasi kebijakan bisa menjadi tidak efektif.
Koordinasi lintas OPD dan kejelasan prosedur dalam penegakan hukum haruslah dipastikan. Jika kebijakan hanya ditegakkan secara keras di awal dan tidak konsisten, maka masalah lama akan kembali muncul.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses penataan kota. Ini akan membantu menciptakan rasa memiliki di antara warga dan meningkatkan kedisiplinan sosial.
Menata Kota dengan Keterbukaan dan Keberanian
Penting bagi setiap tindakan pembenahan kota untuk tetap transparan dan tersistematis. Ras MD berpendapat bahwa setiap kebijakan yang diambil seharusnya diiringi dengan upaya edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dari penataan yang dilakukan.
Menata kota bukanlah proses yang mudah. Terkadang, keputusan yang diambil mungkin tidak populer di kalangan segelintir orang, tetapi itu adalah bagian dari kepemimpinan yang harus dihadapi.
Kepemimpinan yang baik dapat terlihat dalam ketegasan yang konsisten. Keberanian untuk mengambil langkah-langkah berani dalam penataan kota akan menghentikan praktik-praktik lama yang tidak produktif.
Ketika semua elemen masyarakat bersatu dalam mendukung penataan kota, maka Makassar akan memiliki peluang untuk berkembang menjadi kota yang lebih baik. Semua warga, termasuk pemerintah, punya andil dalam proses ini.


