• Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Narasi Utama
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Narasi Utama
No Result
View All Result

Sentra Penggilingan Padi di Luwu Didirikan Bulog untuk Menjaga Produksi Gabah Lokal

Sentra Penggilingan Padi di Luwu Didirikan Bulog untuk Menjaga Produksi Gabah Lokal

BacaJuga

IHSG Diperkirakan Uji Level 7000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini!

IHSG Naik, Investor Menanti Kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia

IHSG Diperkirakan Uji Level 7000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini!

IHSG Diperkirakan Uji Level 7000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini!

www.narasiutama.id – Perum BULOG berencana membangun Sentra Penggilingan Padi (SPP) modern di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah kurangnya infrastruktur pengolahan gabah yang menyebabkan daerah tersebut kehilangan potensi dalam meningkatkan nilai tambah pertanian.

Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen (Purn) Dr. Marga Taufik, melakukan kunjungan langsung ke Luwu untuk menindaklanjuti proyek ini. Dalam kunjungannya, dia menekankan bahwa SPP akan menjadi solusi bagi pertanian di daerah dengan surplus produksi seperti Luwu.

Marga menjelaskan bahwa kedatangan mereka juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kepada berbagai kepala daerah yang memiliki komitmen mendukung pembangunan infrastruktur pertanian. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor pertanian.

Pentingnya Membangun Infrastruktur Pertanian di Luwu

Luwu memiliki potensi pertanian yang sangat tinggi, namun minim fasilitas pengolahan modern. Data menunjukkan, wilayah Luwu Raya—yang mencakup Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur—memproduksi 677 ribu ton gabah setiap tahun, setara dengan 423 ribu ton beras.

Sebagian besar produksi gabah tersebut terpaksa dibawa keluar daerah akibat keterbatasan fasilitas pengeringan dan pengolahan. Marga mencatat bahwa tugas BULOG di wilayah Luwu hanya mampu menampung sekitar 64 ribu ton gabah, mengingat fasilitas yang ada belum memenuhi kebutuhan.

Rencana pembangunan SPP mencakup beragam fasilitas, seperti dryer berkapasitas 120 ton per batch dan Rice Milling Unit (RMU) berkapasitas 6–7 ton per jam. Dengan adanya infrastruktur ini, diharapkan akan ada peningkatan dalam pengolahan hasil pertanian di Luwu.

Proses Hibah dan Komitmen Dukungan dari Pemda

Fasilitas SPP akan didirikan di atas lahan seluas 5 hektare yang telah disiapkan dan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu. Marga mengungkapkan harapannya bahwa jika hasil produksi meningkat, kapasitas pengolahan juga dapat ditingkatkan dengan lahan tambahan.

Proses hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Luwu kepada BULOG sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD. Saat ini, tahap finalisasi administrasi sedang berlangsung untuk memulai pembangunan fisik SPP tersebut.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menyambut baik proyek ini, yang dianggap sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dia berharap pembangunan SPP melalui kerjasama ini dapat segera terwujud di tempat yang telah disiapkan.

Dampak Pembangunan SPP Terhadap Pertanian Lokal

Mewujudkan SPP ini tak hanya sekadar tentang pembangunan fisik, tetapi juga akan meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi pertanian di Luwu. Patahudding menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya bagi-bagi tugas, tetapi juga bagian dari komitmen meningkatkan sistem logistik pangan.

Pemerintah daerah melihat bahwa SPP akan memberikan dampak positif bagi masyarakat petani di Luwu. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan pertanian lokal semakin berdaya saing dan menghasilkan gabah berkualitas tinggi.

Dikenal sebagai salah satu produsen gabah terbesar di Sulawesi Selatan, Luwu masih menghadapi tantangan dalam hal kapasitas pengolahan. Melalui pembangunan ini, harapannya Luwu bisa menjadi produsen beras mandiri dan memenuhi kebutuhan masyarakat serta pasar.

Mendorong Sinergitas untuk Memperkuat Ketahanan Pangan

Selain dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, sinergi di antara seluruh komponen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan tujuan ini. Patahudding mengajak jajaran pemerintahan, dari kepala OPD hingga kepala desa, untuk bersinergi dalam mendukung program ini demi kepentingan bersama.

Dia percaya bahwa keberhasilan proyek ini akan berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Luwu. Melalui pembangunan SPP, ke depan Luwu diharapkan bisa menjadi contoh daerah lain dalam pengembangan ketahanan pangan.

Langkah ini sangat strategis, terutama di tengah tantangan ketahanan pangan global. Membangun infrastruktur pertanian yang baik tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga ketahanan pangan jangka panjang untuk daerah dan negara.

Sekarang, seluruh elemen masyarakat harus bersatu untuk menjadikan Luwu sebagai kabupaten yang mandiri dalam pangan. Dengan demikian, cita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat luas dapat terwujud secara nyata.

Previous Post

Khasiat Buah Ceri untuk Meningkatkan Imun dan Mencegah Penyakit bagi Tubuh

Next Post

Realisasi Belanja Sulsel Hanya Mencapai 52,7 Persen hingga Bulan September

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
Narasi Utama

© 2025 Narasiutama.id. Seluruh konten dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta.

Informasi Kami

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2025 Narasiutama.id. Seluruh konten dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In