• Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Narasi Utama
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Narasi Utama
No Result
View All Result

Sikap Pemerintah terhadap Bencana Sumatra Dinilai Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan

Sikap Pemerintah terhadap Bencana Sumatra Dinilai Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan

BacaJuga

Poltekpar Makassar Tuan Rumah Seleksi Bersama Penerimaan Mahasiswa Baru

Poltekpar Makassar Tuan Rumah Seleksi Bersama Penerimaan Mahasiswa Baru

Kembangkan Desa Wisata Sani-Sani Kolaka Melalui Program Desa Berdaya PLN Peduli

Kembangkan Desa Wisata Sani-Sani Kolaka Melalui Program Desa Berdaya PLN Peduli

www.narasiutama.id – Pemerintah pusat di Indonesia menuai kritik tajam terkait penanganan bencana alam yang melanda beberapa daerah di Pulau Sumatera. Dalam pandangan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, ketidakjelasan status darurat nasional dalam situasi ini menunjukkan pengabaian keseriusan masalah kemanusiaan yang dihadapi oleh masyarakat yang terdampak.

Dampak dari tidak ditetapkannya bencana tersebut sebagai status darurat juga mempengaruhi efektivitas penanganan terhadap korban dan pemenuhan hak-hak dasar warga. Di tengah situasi yang dramatis, banyak yang merasa perlu adanya tindakan yang lebih cepat dan terorganisir dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Direktur LBH Makassar, Azis Abdul Dumpa, menjelaskan bahwa kondisi lapangan sangat memprihatinkan dan tidak dapat dianggap enteng. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan jumlah korban yang sangat signifikan, melampaui seribu jiwa yang hilang akibat bencana yang melanda.

Pentingnya Penetapan Status Bencana Darurat Nasional

Sebagai pedoman, penetapan status darurat bencana nasional merupakan langkah krusial dalam penanganan bencana. Azis Abdul Dumpa menyatakan bahwa status tersebut akan mempercepat pengambilan keputusan, serta mengarahkan alokasi anggaran yang diperlukan untuk penanganan lebih sistematis dan terkoordinasi.

Dengan adanya status ini, pengelolaan sumber daya dan langkah-langkah penyelamatan korban dapat dilakukan lebih maksimal. Pemerintah diharapkan tidak hanya berkomitmen dalam penanganan pasca-bencana, tetapi juga dalam menghindari bencana serupa terjadi di masa mendatang.

Penetapan status tersebut tidak hanya memberikan bantuan praktis, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara di saat masyarakat membutuhkannya. Azis menegaskan pentingnya tindakan berpihak kepada rakyat dalam menghadapi krisis seperti ini.

Implikasi Lingkungan dan Ekologis di Balik Bencana

Dalam kajian LBH Makassar, bencana yang melanda tidak hanya sekadar peristiwa alam, melainkan juga merupakan dampak dari kerusakan ekologis yang parah. Faktor-faktor seperti deforestasi dan alih fungsi lahan menjadi penyebab utama yang telah mengakibatkan bencana besar ini.

Banjir bandang yang terjadi juga membawa banyak bukti fisik terkait kerusakan lingkungan, seperti kayu gelondongan yang terbawa arus, hasil dari pembalakan liar. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan struktural yang lebih dalam, melibatkan kebijakan dan pengelolaan sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab.

Azis menegaskan bahwa penanganan yang hanya berfokus pada bantuan korban tidak akan menyelesaikan akar permasalahan. Jika status sebagai bencana darurat nasional diberikan, akan ada peluang untuk mengungkap faktor-faktor penyebab yang lebih luas dan merugikan banyak pihak.

Tanggung Jawab Negara dalam Menghadapi Bencana

LBH Makassar menekankan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum yang paling utama dalam setiap kebijakan yang diambil oleh negara. Pada saat bencana, pemerintah memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi rakyatnya dengan cara yang maksimal.

Keputusan untuk tidak menetapkan status darurat bencana nasional dianggap sebagai langkah yang tidak memperhatikan kepentingan masyarakat. Azis mencatat, kemanusiaan harus selalu menjadi prioritas, di atas segala pertimbangan lainnya.

Dalam konteks ini, dapat dilihat bahwa bencana yang mengganggu kehidupan masyarakat seringkali menjadi contoh kegagalan dalam pengelolaan lingkungan. Negara, melalui kebijakan yang diambil, harus memprioritaskan perlindungan rakyat.

Peringatan Mengenai Potensi Bencana di Wilayah Lain

Situasi yang terjadi saat ini di Sumatra menjadi cerminan yang harus diperhatikan oleh daerah lain, terutama Sulawesi Selatan. Kerusakan lingkungan akibat aktivitas industri dan deforestasi juga terjadi di wilayah tersebut, berpotensi memiliki dampak yang sama di masa yang akan datang.

Azis mengingatkan bahwa jika pola kerusakan lingkungan yang sama terus dibiarkan tanpa upaya pencegahan, maka bencana serupa akan menjadi tak terhindarkan. Pikirkan generasi mendatang yang akan merasakan dampak dari keputusan yang diambil hari ini.

Pemerintah perlu responsif dalam menangani masalah ini, tidak hanya melalui penanganan bencana pasca-terjadi tetapi juga dengan langkah-langkah pencegahan yang lebih bersifat preventif. Jika tidak, sejarah akan mengulangi dirinya sendiri dengan konsekuensi yang berbahaya bagi masyarakat.

Previous Post

Malut United Kalahkan PSM Makassar dengan Skor 1-0

Next Post

Perkuat Pesisir, Unhas Kirim Mahasiswa KKN Tematik ke Wakatobi

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
Narasi Utama

© 2025 Narasiutama.id. Seluruh konten dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta.

Informasi Kami

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2025 Narasiutama.id. Seluruh konten dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In