www.narasiutama.id – Warga Kelurahan Canrego di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, menunjukkan aksi protes yang menarik perhatian dengan menanam pohon lombok di tengah jalan yang rusak parah. Kejadian ini berlangsung pada Minggu (14/12) dan mencerminkan kekecewaan serta frustrasi warga yang sudah lama menanti perbaikan jalan yang seharusnya menjadi akses utama mereka.
Jalan yang ditanami pohon tersebut adalah jalur vital yang digunakan sehari-hari oleh warga. Kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan, dengan genangan air yang sering membuatnya mirip kubangan, terutama saat musim hujan datang.
Dua warga setempat, Moldy dan Yusri, menjadi pelopor aksi ini dengan harapan bisa menarik perhatian pemerintah. Mereka berharap tindakan simbolis ini bisa segera menggerakkan langkah-langkah konkret dari aparat terkait untuk memperbaiki infrastruktur yang sangat diperlukan oleh masyarakat.
Protes Simbolis di Tengah Jalan Raya
“Kami menanam pohon lombok di tengah jalan ini sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang sudah sangat rusak parah,” tutur Moldy, salah seorang penggagas aksi. Apa yang mereka lakukan bukan sekadar untuk menarik perhatian, tetapi merupakan ungkapan dari masalah yang telah berlangsung puluhan tahun.
Kondisi jalan yang rusak ini telah dikeluhkan oleh warga sejak sekitar 30 tahun lalu. Jalan tersebut menjadi penghubung antara Kecamatan Polongbangkeng Selatan dan Kecamatan Mangarabombang, sehingga sangat penting untuk aktivitas sehari-hari warga.
Kendati sudah lama didiamkan, kerusakan jalan ini kerap menyebabkan kecelakaan. Moldy bahkan menceritakan pengalaman menyedihkan di mana istrinya mengalami keguguran akibat terjatuh di jalan yang berbahaya itu.
Pentingnya Perhatian Pemerintah Terhadap Infrastruktur
Moldy menegaskan bahwa kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut mencerminkan kurangnya kepedulian dari pemerintah. Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat kondisi jalan yang memprihatinkan ini, dan dia berharap pemerintah segera turun tangan.
Pihaknya meminta agar pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang aman. “Ini jalan penghubung dua kecamatan, tapi dibiarkan begitu saja. Tolong pemerintah jangan tutup mata,” tegas Moldy di hadapan wartawan.
Lebih lanjut, dia mendapat dukungan dari berbagai kalangan di masyarakat. Mereka bersatu padu dalam harapan agar suara mereka terdengar oleh pemerintah dan tidak diabaikan begitu saja. Aksi ini juga seharusnya menggugah kesadaran pemerintah daerah tentang pentingnya infrastruktur yang berkualitas.
Kondisi Jalan Serta Dampaknya bagi Warga
Kondisi jalan yang rusak sepanjang sekitar 1.100 meter semakin ironis karena berada tepat di depan rumah tokoh lokal, Pahlawan Nasional Ranggong Daeng Romo. Ironisnya, jalan yang sepatutnya menjadi simbol kemajuan justru dibiarkan dalam keadaan memprihatinkan.
“Jalan rusak parah ini berada tepat di depan rumah Pahlawan Nasional kita, Ranggong Daeng Romo,” kata Moldy, menambahkan bahwa sebaiknya jalan ini mencerminkan penghargaan terhadap jasa pahlawan, bukan kebengisan terhadap keselamatan warga.
Aksi protes ini dapat dianggap sebagai seruan bagi pihak pemerintah untuk lebih memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Banyak warga yang berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki agar tidak ada lagi jatuhnya korban.
Harapan Masyarakat untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Warga Canrego, melalui aksi menanam pohon lombok ini, menyampaikan pesan jelas kepada pemerintah bahwa mereka tidak ingin lagi menunggu lama untuk perbaikan jalan yang sangat dibutuhkan. Mereka berharap tindakan konkret segera dilakukan agar mobilitas dan keselamatan mereka terjamin.
Semangat untuk memperjuangkan hak atas jalan yang layak merupakan cerminan dari kebangkitan warga. Mereka mengharapkan agar pemerintah daerah mendengar jeritan hati masyarakat dan merespons dengan tindakan yang nyata.
Kondisi jalan yang buruk selama ini tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa. Oleh karena itu, diharapkan pihak berwenang segera memberikan perhatian serius untuk menyelesaikan masalah ini dan membangun infrastruktur yang berkualitas demi kesejahteraan masyarakat.


