www.narasiutama.id – Prestasi gemilang baru saja ditorehkan oleh seorang mahasiswi Universitas Bosowa yang bernama Aulia Putri. Mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2022 ini berhasil meraih peringkat pertama dalam acara Relawan Pajak untuk Negeri (RENJANI) dengan kategori kinerja supporting activities terbaik tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Rabu, 28 Januari 2026, sebagai bentuk apreasiasi atas dedikasi serta kontribusinya dalam meningkatkan edukasi dan pelayanan perpajakan kepada masyarakat luas. Penghargaan tersebut menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan tidak hanya bagi Aulia, tetapi juga bagi institusi yang menggodoknya.
Aulia mengungkapkan ketertarikan mengikuti Program Relawan Pajak untuk Negeri dilatarbelakangi oleh dorongan akademik serta keinginannya untuk lebih memahami bidang perpajakan. Ia pertama kali mengenal program tersebut melalui salah satu dosen di fakultasnya, yang mendorongnya untuk mengambil bagian.
Pentingnya Edukasi Perpajakan bagi Masyarakat
Dalam acara tersebut, Aulia menjelaskan bahwa pengetahuannya tentang pajak pada awalnya masih sangat minim. Ia merasa tertarik untuk belajar langsung melalui Program RENJANI, dengan harapan meraih pengalaman kerja nyata serta memperluas relasi yang berguna di masa depan.
Selama menjalani program, Aulia terlibat aktif dalam berbagai aspek pelayanan perpajakan, khususnya bagi wajib pajak orang pribadi. Ia memberikan asistensi dalam pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dan pendampingan dalam pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
“Fokus utama kami adalah membantu wajib pajak agar memahami hak dan kewajiban perpajakan mereka, yang sering kali belum sepenuhnya mereka ketahui,” jelas Aulia. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya edukasi perpajakan di masyarakat yang sering kali awam akan aturan yang berlaku.
Tantangan Melayani Masyarakat di Lapangan
Aulia juga membagikan pengalaman paling menantang dan berkesan dalam program tersebut. Salah satunya adalah saat menghadapi masyarakat yang tidak paham mengenai perpajakan ketika memberikan pelayanan di luar Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
Ia bersama tim relawan berkunjung ke berbagai lokasi pelayanan publik, seperti Mall Panakkukang dan Hotel Myko, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. “Berhadapan langsung dengan masyarakat menambah pengalaman dan rasa kepuasan tersendiri,” ungkapnya.
Tantangan ini menjadi kesempatan belajar bagi Aulia dan tim relawan lainnya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Mereka tidak hanya sekadar menjelaskan tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat untuk memahami permasalahan yang mereka hadapi.
Pentingnya Komunikasi dan Kerja Sama Tim dalam Pelayanan
Dalam setiap tugas yang dijalankan, Aulia menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, pengaturan waktu, dan profesionalisme. Pelayanan yang baik dimulai dengan briefing dan koordinasi bersama pihak KPP untuk memastikan semuanya berjalan sesuai ketentuan.
“Kami sangat menjaga etika dan kerahasiaan data wajib pajak agar mereka merasa aman dan nyaman,” tambahnya. Aspek ini sangat penting mengingat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang sering kali dipertanyakan.
Program RENJANI juga sangat berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan Aulia dalam komunikasi dan kerja sama tim. Ia menghargai setiap kesempatan untuk bertukar pikiran dan belajar dari rekan-rekannya di program tersebut.
Dukungan Dari Universitas dan Harapan Masa Depan
Aulia merasa bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh Universitas Bosowa, khususnya Tax Center yang aktif mendorong mahasiswanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dukungan ini sangat berarti dalam pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Motivasi dari Ketua Tax Center Universitas Bosowa membuat kami lebih semangat untuk berkontribusi dan meningkatkan kualitas pelayanan yang kami berikan,” ujarnya. Harapan Aulia adalah agar prestasi yang diraihnya dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk lebih aktif dalam kegiatan serupa.
Aulia berharap, di masa mendatang, ia dapat terus meningkatkan kompetensinya di bidang perpajakan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia ingin menjadi lebih dari sekadar relawan, tetapi juga agen perubahan yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perpajakan.


